19 Februari 2010

Edensor


Preview Content
Arai, Weh, dan Mak Birah, bagiku seperti bangunan
segitiga tak mungkin, impossible triangle Oscar Reutersvard
dengan dimensi yang susah diterjemahkan, dengan sudut-
sudut yang mengandung anomali. Mak Birah, seorang
protagonis, amat menghargai kehidupan dan menganggapnya
sebagai perayaan kebesaran Allah. Sebaliknya Weh, sang
antagonis, mengutuki hidupnya sendiri. Baginya, kelahiran
adalah keputusan aklamasi tanpa negosiasi dan selamatlah
manusia yang tak pernah lahir. Sedangkan Arai, ketika
orang yang senasib dengannya tersuruk-suruk,
ia malah memperlihatkan jiwa besar,
lebih dari siapa pun.

Lebit lanjut, donwnload aja disini.
Posting Komentar