3 Desember 2010

Perkembangan Ekonomi Islam di Indonesia pada Masa yang Akan Datang


Saya melihat banyak factor yang bisa mempengaruhi perkembangan ekonomi islam di Indonesia. Pertama, mayoritas penduduk Indonesia menganut agama Islam, hampir 90% lebih. Kedua, Banyak penduduk Indonesia yang masih tertinggal di dalam perekonomiannya. Ketiga, belum meratanya pendidikan ke semua penduduk Indonesia.
Ketiga alasan tersebut bisa menjadi pendorong berkembangnya system ekonomi Islam di Indonesia. Karena ekonomi Islam mengajak kepada kemaslahatan untuk bersama bukan perorangan, ketiga factor tersebut bisa dipecahkan apabila system ekonomi islam benar-benar diterapkan di Indonesia. Kini sudah kelihatan perkembangan ekonomi islam, seperti berdirinya bank-bank yang bersistem ekonomi syariah, diajarkannya system ekonomi syariah di perguruan-perguruan tinggi di Indonesia.
Namun tidak mudah untuk menerapkan system ekonomi islam tersebut, mengingat banyak factor penghalangnya juga. Pertama, karena di Indonesia masyarakatnya masih banyak yang menganut kepercayaan terhadap roh-roh atau dewa, meskipun agama mereka sebenarnya islam.  Kedua, factor budaya, banyak masyarakat di Indonesia yang masih menerapkan system tradisional. Ketiga, sudah melekatnya system ekonomi konvensional di masyarakat Indonesia, seperti konsumenisme.
Tetapi, dari uraian di atas, perkembangan ekonomi islam bisa saja berkembang di Indonesia dan bahkan sangat mungkin, jangan kan di Indonesia, di luar negeri pun yang mayoritas penduduknya non muslim, bisa sangat berkembang. Namun yang sebenarnya harus kita lihat adalah, dari segi kualitasnya, bukan kuantitasnya. Dalam artian, perkembangan ekonomi islam yang dilakukan oleh individu-individu tersebut apakah benar dilandaskan oleh niat untuk beribadah, taat kepada aturan Al-Qur’an dan Hadist, bukan karena factor yang lain, seperti hanya mencantumkan lebel syariah yang dilandaskan hanya ingin merauk untung yang besar karena melihat perkembangan ekonomi islam yang pesat.
Kesimpulannya, perkembangan ekonomi islam di Indonesia bisa saja bahkan mungkin akan pesat perkembangannya secara kuantitas, namun secara kualitas belum tentu, kembali kepada diri kita masing-masing, apakah sudah kita menerapkan ekonomi islam di kediupan kita sehari-hari?.
Posting Komentar