21 Februari 2013

Sepenggal Cerita P2M Versiku.


Dihari ini yang aku sebut hari kamis, tepatnya tanggal 21 Pebruari 2013, ada sebungkus rokok yang mereknya tidak mau aku sebut, dan aku yakin kalian setuju kalau hari dimana aku tulis ini hari kamis.
Ditulisanku kali ini mau aku tulis apa yang diinginkan saja, meskipun kalian tidak menginginkannya, tak apalah semoga saja bermanfaat. Hanya sebagai kenangan dariku, kamu, dan kalian teman-teman seperjuangan kuliahku, mahasiswa pendidikan ekonomi UPI 2009, slogannya EKONOMI SATU, padahal satu itu sebetulnya hanya milik Allah saja.
Pada kenyataannya banyak sekali kenangan yang wajib diingat bersama teman-temanku. Mulai dari masuk kuliah sampai lulus, yah katakanlah demikian, meskipun lulusnya belum, sengaja aku bilang seperti itu, aku dramatisir sedikit. Mulai dari kegiatan perkuliahan, organisasi, main dan nongkrongnya sudah jelas, touring, dan hal lainnya dan tentu saja yang paling berkesan adalah P2M bagiku. Ada cerita tersendiri yang tak mau aku publikasikan, sengaja aku bilang demikian, biar penasaran.
Maksudku ingin membuat sebuah alur cerita disini, tapi apa daya untuk membuat sebuah cerita kan tidak mudah, maka dari demikian itu aku tuliskan disini sepenggal demi sepenggal, dan hanya sebagai catatan, yang aku tuliskan disini bukan berarti yang paling berkesan, hanya saja itu yang aku ingat dikala menulis ini.
Baik, ini foto pertama.

Foto ini diambil oleh orang, yah orang, tapi gak tau siapa. Iseng mungkin maksudnya. Dari kiri ke kanan, ada Wandi, Dhika, Isnan, Dali, Ardi dan Mulyadi. Dan yang nungging baju coklat itu Franklin, sebut saja ucok.
Si Wandi ini punya pacar, untung pacarnya cewe, jurusan Sejarah, hasil dari KKN. 
Dhika, cowo pendiam (kata teman-teman cewe ku seperti itu), ada peribahasa. Diam itu emas, aku yakin itu bohong, buktinya Si Dhika tetep aja jadi orang gak jadi mas, mungkin yang dimaksud Mas bagi orang Jawa (akang ceuk urang sunda mah).
Isnan, cowo yang punya dada besar, maksudku lapang dadanya lebar, karena dia cowo yang suka olahraga dan wanita. Pacarnya juga cewe, Alhamdulillah, dan kebetulan temanku juga, namanya Nurul.
Dali, cowo cool (tiis) yang menggunakan kaca mata, untung gak kaca spion atau kaca jendela. Dia orang Garut.
Ardi, tipe cowo romantis yang juga pembaca puisi, puisinya sih cuma satu, judulnya "Aku". Puisi yang familiar ditelinga orang. Dia juga aktivis buruh.
Mulyadi. Yah namanya hanya mulyadi, gak pake kepanjangan, mungkin orang tuanya gak niat ngasih nama panjang-panjang, Whuallahualam. Punya pacar namanya Gita, temanku juga.
Dan terakhir ada ucok, dia orang bukan sunda yang sedang belajar basa sunda, itu saja tujuannya kuliah di bandung, mungkin.




Ini foto sengaja diambil, makannya pada bergaya, cuma satu yang gagal, tuh si Panji yang pegang Toa. Gak aku ceritakan satu per satu, karena terlalu banyak, aku sebutkan saja namanya.
Dari kiri ke kanan yang dibawah, ada Ade Wahyu, Ade Suyitno, Novan, Dali, Rizky dan Panji
Dari kiri ke kanan yang ditengah, ada Wandi, Mulyadi, Taufik, Fachri (saya sendiri), Fajri dan Sony.
Dari kiri ke kanan paling atas, ada Deden, Ardi, Isnan, Dhika, Frenklin, Fickri, Wildan dan Arifin.


Ini foto pertama keberangkatan kegiatan P2M, yah kegiatan itu bertemakan pendidikan, dimana kami berkunjung ke sekolah. Itu motor yang ditumpangi Dali si Jagur Namanya, nama yang familiar bukan. Skip saja ini gak istimewa,


Ini kegiatan penyambutan perangkat Desa Kerya Mukti kepada kami.


Dan yang ini foto pra keberangkatan, waktu itu hari Jum'at.
Dari kiri ke kanan, ada Maya, Asep, Sarah, Arlindah, Karlina, Melan, Fajri, Nia, Arni, Isti, Belania, Agi, Alyn dan Fickri.
Gak tau kenapa, kalau liat si Asep, bawaannya ingin ngakak melulu, asa bodor aja liatnya.


Ini kegiatan pertama yang aku sebutkan diatas, kunjungan ke Sekolah. Tim kunjungan ke SMP Negeri 3 Cililin.
Dari kiri ke kanan, ada Ardi, Arifin, Panji, Fajri, Valent, Asep, Rizky, Isti, Atik, Reni dan Alyn.


Foto ini diambil oleh Si Rizky, pantas modelnya seperti ini, dia Asep. Gayanya memang selalu seperti ini, pura-pura atau malu-malu gak mau difoto.
Nah si Asep ini aku paling kenal banget, selain dia suka sms kalau gak nanyain tugas kuliah, pasti dia nitip absen. Dia juga cowo baik, taat pada ibunya. Dia orang Purwakarta, dia tinggal dirumah ibunya. Dia baik, karena belum pernah melakukan kejahatan, contohnya mencuri motor, atau menikahi wanita dibawah umur, gak tau sih suka atau enggaknya sama cewe. Yang paling aku suka ketika dia berjalan, gayanya unik, dan fakta yang paling aku tau, dia paling gak mau kalau disuruh sila atau jongkok.
Nah itu yang dibelakangnya, background kalau kata keilmuan fotoisme atau photographisme, ah ribet pokoknya itu, ada si Valent, cewe tomboy aku rasa. Dia galak, dan hobinya paling aneh, yaitu tidur. Di foto inipun dia itu teh lagi tidur, yakin lagi tidur. Tapi sekarang dia gak galak lagi dan gak tomboy lagi, mungkin semenjak dia jatuh dari tangga, ada hidayah, dia jadi cewe seutuhnya, cantik sekarang mah. Makannya gak sedikit, ngalem gak banyak gaya, dan fakta terkahir yang aku tau, ternyata dia bisa masak, syukur sekaligus kaget juga, gak nyangka sih, ko bisa??. Pada nyatanya, makanan buatannya enak. Dan satu lagi, dia kurang suka pakai rok, padahal cewe.




Ketiga foto diatas menginterpretasikan kebahagian dari anak-anak yang bisa aku bilang jauh dari fasilitas perkotaan. Daerahnya susah air, masih tradisional, tapi anak-anaknya luar biasa. Suatu bukti kebahagian dan canda tawa tidak harus menggunakan materi. Sederhanapun sangat bahagia, tergambar dari raut wajah anak-anak tersebut.


Nah foto ini dari kiri ke kanan, ada Canro dan Frenklin (ucok). Tersirat kabar dahulu mereka pernah pedekatean, gosip atau fakta yang jelas itu terjadi, gak tau siapa yang ngemodus. Tapi sayang, pada akhirnya mereka gak jadian. Aku sih gak sedih.



Foto ini diambil secara sengaja. Hanya sebagai iseng aja sih.
Dari kiri ke kanan, ada Ardi, Ucok, Zizi, Canro, Sheny, Rizky, Arni, Vidia, Sevi, Maya, Fachri, Fajri dan Ade Suyitno.


Ini dia ketua pelaksana P2M, namanya Hadi, sebut saja Om. Mengapa demikian, karena dia sebetulnya sudah pantas dipanggil Om, mengingat pengalaman dia dalam asam manis kehidupan lebih dari kami. Dia orang Cicadas, sekaligus juga sebagai pejuang Koperasi.


Nah kalau yang ini adalah foto Panitia dan Peserta (Mahasiswa Pend. Ekonomi 2009), semuanya jadi satu foto. Sekarang aku mengerti mengapa slogannya ekonomi satu, ah semoga persatuan ini bukan hanya dalam foto yang tidak bergerak saja, akan tetapi lebih jauh dari itu, di kehidupan nyata semoga tetap jadi satu. Saling membantu dan mengingatkan. Satu saja do'aku. Semoga kita tetap dalam lindungan-Nya dan ridha-Nya.


Foto ini merupakan gabungan para mahasiswa dengan anak-anak Desa Kerya Mukti. Tak usah aku deskripsikan, karena sudah jelas kebahagian menyelimuti kami saat itu. Senang rasanya.


Foto terkahir yang diupload do tulisan ini merupakan foto antara Panitia dan Perangkat Desa Karya Mukti. Ini hanyalah foto, foto perpisahan semoga pada nyatanya kita bisa bertemu kembali di saat yang berbahagia.

Diakhir tulisan ini tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 02.37 lewat 56 detik. Rasanya masih tak cukup untuk menuliskan cerita di P2M itu. Tapi harus kuakhiri, semoga bermanfaat kalau tidakpun manfaatkanlah.
Bagi teman-teman yang tidak aku ceritakan di tulisan ini, bukan berarti kalian tidak berkesan, tapi Insya Allah mungkin di tulisan berikutnya, disaat ada waktu dan tentunya disaat aku mau, kuteruskan sepenggal demi sepenggal cerita P2M, atau cerita lainnya. Karena memang tidak mudah menulis cerita itu. Mohon dimaklum.
Posting Komentar